Dari sekian banyak perbedaan yang bisa kita lihat, terdapat satu hal yang sangat kontras membedakan keduanya, yaitu kemiskinan di pedesaan. Masyarakat pedesan memiliki label miskin karena kehidupan mereka sederhana tanpa fasilitas yang memadai. Pekerjaan mereka sebagian besar sebagai petani dan rata-rata pendidikan mereka jauh dari standar. Masih banyak masyarakat desa yang tidak mampu membaca dan menulis. Selain itu, keterampilan mereka dalam improvisasi dan membangun diri untuk terlepas dari belenggu kemiskinan cenderung lamban, mereka hanya menganggap bahwa kemiskinan yang dialaminya adalah takdir dari sang pencipta.
Dalam analisis kemiskinan ini, saya ingin mencoba menguraikan faktor penyebab, proses terjadinya, dampak dan solusi terhadap kemiskinan yang dialami oleh masyarakat desa Ganti kecamatan Praya Timur kabupaten Lombok Tengah.
2. Faktor penyebab kemiskinan
Desa Ganti memiliki masyarakat yang sebagian besar bekerja di sektor pertanian. Jika mereka gagal panen maka kita bisa membayangkan apa yang akan terjadi. Pengetahuan dan keterampilan masyarakat tersebut cenderung minim. Meskipun telah banyak sekolah-sekolah yang di dirikan pemerintah dan swasta untuk meningkatkan SDM, akan tetapi masyarakat masih sedikit yang menyekolahkan anak-anaknya. Mereka beranggapan bahwa sekolah tidak menghasilkan apa-apa dan tidak memberikan mereka makan. Hanya akan menambah beban biaya yang harus ditanggung. Mereka lebih senang jika anak mereka pergi bekeja (harian) untuk memenuhi kebutuhan keluarga.
Hal lain sebagai faktor penyebab kemiskinan di desa ganti adalah terlihat pada keterampilan masyarakatnya. Mereka cenderung tidak memiliki keterampilan lain selain bertani. Jika mereka mengalami gagal panen maka mereka tidak bisa mencari pekerjaan lain. Mereka hanya bergantung pada usaha tani. Bisa kita bayangkan jika itu terjadi, kehidupan mereka akan semakin miskin dan berakhir pada hutang piutang yang membengkak untuk memenuhi kebutuhan hidup.
Selanjutnya, faktor penyebab terakhir kemiskinan di desa Ganti yang bisa saya amati adalah disebabkan oleh hutang piutang petani (ijon). Ijon merupakan suatu sistem pemberian pinjaman uang kepada petani oleh tengkulak/saudagar/pengusaha dengan perjanjian bahwa uang dikembalikan dalam bentuk lain (hasil pertanian) yang harganya jauh lebih murah. Petani terpaksa harus mengambil ijon untuk menyambung hidupnya meskipun itu sangat merugikan.
3. Proses terjadinya kemiskinan
Kemiskinan masyarakat desa Ganti terjadi melalui beberapa proses. Proses kemiskinan di desa tersebut mulai dari ketidakberdayaan masyarakat. Penyebab ketidakberdayaan tersebut karena pengetahuan dan keterampilan masyarakat masih sangat minim. Minimnya pengetahuan dan keterampilan disebabkan oleh pendidikan formal/non formal cenderung rendah sehingga mengakibatkan kemiskinan berkelanjutan.
4. Dampak kemiskinan
Ada beberapa dampak sebagai akibat dari kemiskinan :
a. Masyarakat miskin harus ditanggulagi supaya kejahatan tidak meningkat.
b. Jika mayarakat miskin tetap dibiarkan miskin maka akan berpengaruh terhadap citra bangsa dimata internasional
c. Kemiskinan berdampak juga pada perekonomian negara kerena negara harus selalu memberikan bantuan terhadap rakyat miskin.
5. Solusi
Ada beberapa solusi yang bisa saya tawarkan untuk memberantas kemiskinan di desa Ganti, antara lain :
a. Pemerintah harus memperbaiki mutu pendidikan rakyatnya dengan merealisasikan pendidikan gratis (benar-benar gratis)
b. Beasiswa untuk pelajar miskin harus diberikan supaya orang tua pelajar tidak merasa berat dalam menyekolahkan anaknya.
c. Pelatihan untuk meningkatkan keterampilan masyarakat tani melalui pendidikan non formal harus diupayakan oleh pemerintah. Tidak hanya pada sektor pertanian saja tetapi dalam kewirausahaan.
d. Masyarakat miskin harus diberikan pinjaman modal usaha tanpa bunga. Tetapi dengan cara tidak langsung diberikan oleh pemerintah melainkan melalui masyarakat setempat yang dipercaya (gapoktan,tokoh agama,tokoh masyarakat), sehingga petani merasa bertanggung jawab untuk mengembalikan modal usahanya.